Jumat 25 April 2014
skpd

GEREJA HKBP BOLON PANGURURAN HANGUS TERBAKAR

Kobaran api yang sangat besar telah menghanguskan Bangunan Gereja HKBP Bolon Pangururan dan rata dengan tanah, Kamis 29/09. Seluruh peralatan yang ada dalam gereja terbakar tak terselamatkan akibat kobaran api yang besar dan cepat. Bahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran tidak mampu memadamkan api, api sangat cepat melalap bangunan gereja yang masih terbuat dari kayu. Dalam jangka waktu kurang lebih 20 menit bangunan tersebut sudah hangus dan hanya meninggalkan puing-puing.

Mendengar adanya kebakaran, Wakil Bupati Samosir Ir. Mangadap Sinaga didampingi Sekretaris Daerah Ir. Hatorangan Simarmata, Asisten Pemerintahan Drs. Ombang Siboro, Asisten Ekonomi Pembangunan Herbin Tampubolon didampingi beberapa pimpinan SKPD langsung menuju lokasi kejadian.

Menurut keterangan Pdt. Tongam Sihombing, kejadian terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, masyarakat memberitahukan bahwa dalam gereja tepatnya di bilik parhobasan (ruangan penatua gereja) ada kepulan asap, dan seketika itu dia langsung menuju gereja untuk mengecek. Namun sebelum sampai digereja dia sudah melihat kobaran api yang besar sehingga niatnya untuk membunyikan lonceng gereja sebagai tanda kebakaran pun tertunda. ”Kami tidak dapat berbuat apa-apa, kobaran api sangat besar” katanya.  Sementara itu informasi dilapangan dari masyarakat mengatakan, kemungkinan besar kebakaran terjadi akibat korslet arus listrik, karna kondisi gereja dalam keadaan tertutup dan tidak ada aktivitas. kepulan asap berawal dari bawah asbes dan kemudian terbakar.


Akibat kebakaran api yang cepat dan besar, ratusan masyarakat yang melihat kejadianpun hanya dapat menyaksikan bangunan gereja terbakar dan roboh. Bangunan gereja HKBP Bolon yang sudah berumur 100 tahun tersebut merupakan bangunan bersejarah dimana bangunan tersebut merupakan bangunan gereja terbesar pertama di Samosir dan menyimpan banyak sejarah lainnya. ”Kami tidak melihat kerugian dari materi yang telah hangus, namun sejarah perjalanan gereja ini sudah sangat panjang” kata guru jemaat Jodi Manaek Simamora. 

Tongam Sihombing menuturkan HKBP Bolon mempunyai jemaat sekitar 800 KK atau diperkirakan sekitar 2000 jiwa. Untuk ibadah setiap hari minggu nantinya akan dibuat tenda darurat dan tetap pada lokasi gereja.(Humas/nrow)

SAMOSIR DALAM ANGKA

Aspiring Geopark

HITS

Website counter