Kamis 24 Juli 2014
skpd

Menteri Perdagangan RI Resmikan Pasar Tradisional Percontohan Pangururan

Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan, meresmikan Pasar Tradisional Percontohan Pangururan, Kabupaten Samosir, Kamis (12/4/2012). Peresmian Pasar tersebut ditandai dengan penandatangan Prasasti oleh Menteri Perdagangan Gita Wirjawan didampingi Bupati Samosir Ir. Mangindar Simbolon dan sejumlah Dirjen Kemendag RI, Bupati Se-Kawasan Danau Toba.

Pasar Tradisional Percontohan Pangururan Samosir merupakan salah satu dari 10 Pasar Percontohan di Indonesia program Kementerian Perdagangan RI yang pembangunannya telah dimulai dari tahun 2011 yang lalu. Pemilihan Pasar Pangururan sebagai salah satu dari 10 pasar percontohan di Indonesia setelah sebelumnya dilakukan kunjungan lapangan dan uji kelayakan dan komitmen pemerintah daerah merupakan salah satu kriteria penilaian penting.

Bupati Samosir Ir. Mangindar Simbolon dalam laporannya menjelaskan bahwa pada awalnya Pasar Onan Baru Pangururan yang dibangun pada Tahun 1983 melalui program inpres pasar, untuk mengatasi  daya tampung Pasar Onan Lama yang berada di pusat kota Pangururan tidak lagi mampu menampung para pedagang. Pasar Onan Baru Pangururan dibangun awalnya di atas tanah seluas 1,6 Ha dengan jumlah loods sebanyak 8 (delapan) unit dan beberapa kios.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa pembangunan Pasar Tradisional Percontohan Pangururan dilakukan secara 2 (dua) tahap. Tahap pertama adalah pembangunan loods sebanyak 18 unit dengan kapasitas daya tampung sebanyak 924 pedagang, 1 (satu) unit gedung serbaguna dengan daya tampung 47 pedagang, PKL sebanyak 344 orang, 3 (tiga) unit kamar mandi, satu unit kantor pengelola, 2 (dua) unit tempat pembuangan sampah sementara dan jalan keliling selebar 6 meter dengan biaya Rp. 12,5 Milyar. Dan untuk tahap kedua pembangunan kios keliling sebanyak 175 kios dengan dana sekitar Rp. 5 Milyar. Dengan demikian Pasar Tradisional Pangururan memiliki kapasitas daya tampung sebanyak 1.315 pedagang. Dan telah beroperasi sejak tanggal 04 April 2012 yang lalu.

"Kami berterimasih kepada bapak menteri, dengan keberadaan pasar percontohan di Samosir ini, masyarakat Samosir bisa memanfaatkannya menjadi media komunikasi dan informasi antar masyarakat. Sebab keberadaan pasar bagi masyarakat Samosir khususnya suku Batak juga memiliki makna Sosial yang sangat berarti" ujar Bupati Samosir.

Sementara itu Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan dalam sambutannya mengaku bahwa Pasar Tradisional Percontohan Pangururan telah menyentuh hatinya karena berada disebuah pasar yang memiliki panorama yang indah disekelilingnya.

Peresmian Pasar Pangururan di Kabupaten Samosir ini, lanjutnya, merupakan peresmian keenam setelah sebelumnya, Kementerian Perdangan meresmikan pasar percontohan Pasar Cokro Kembang di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah; Pasar Skouw di Kota Jayapura, Papua; Pasar Pattallasang di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan; Pasar Agung di Kota Denpasar, Bali; dan Pasar Minulyo di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Menteri menjelaskan bahwa pasar tradisional ini memang merupakan suatu titik temu antara penjual dan pembeli, semakin mudah dan semakin banyak titik temu antara penjual dan pembeli tersebut, maka semakin mudah untuk menjaga menjaga stabilitas harga. Kestabilan harga sangatlah penting bukan hanya untuk kepentingan ekonomi saja akan tetapi untuk kepentingan sosial, oleh karena itu pemerintah pusat juga dengan bangga telah mengkonstribusikan 17 milyar dalam bentuk investasi untuk kepentingan para pedagang di Pulau Samosir. Hal ini menjadi titik awal yang luar biasa antara penjual dan pembeli, yang mudah-mudahan dapat merasakan perkembangan yang positif, yang baik untuk masyarakat Samosir dan juga kabupaten-kabupaten lain disekitarnya.

Untuk memicu kompetisi yang sehat, Kementerian Perdagangan berencana memberikan penghargaan bagi Pasar Percontohan yang terbaik yang memenuhi parameter yang telah di tetapkan oleh Kementrian Perdagangan. Pemerintah juga akan memikirkan insentif bagi Pemerintah Daerah yang memiliki Pasar Percontohan. Insentif dapat berupa bantuan bagi daerah tersebut untuk program pembangunan lainnya, dengan mengajak mitra lain seperti perbankan dan kementerian terkait.

“Kami memiliki komitmen agar program Pasar Percontohan dapat berjalan dan terlaksana dengan baik, sehingga dapat menjadi kebanggaan rakyat sekitarnya. Kami berjanji akan terus memantau perkembangannya,” jelas Mendag Gita Wirjawan. (Humas)

SAMOSIR DALAM ANGKA

Aspiring Geopark

HITS

Website counter